Kenapa orang Jepang tidak banyak menjadi anggota FaceBook??

Sabtu, 06 Februari 2010

Beberapa kali saya pernah mengirimkan invitation ke teman mahasiswa Jepang untuk ikut bergabung di FaceBook (FB). Tapi undangan saya tersebut sangat jarang ditanggapi oleh teman saya. Ada satu dua orang yang menjadi anggota, tapi itupun tidak aktif. Hanya sekedar membuka account saja. Yang lumayan aktif biasanya hanya mahasiswa Jepang yang mempunyai banyak teman mahasiswa asing.

Tahun 2008 Mark Zuckerberg membuat aplikasi bahasa Jepang untuk menarik lebih banyak peminat FB dari negeri sakura. Ternyata harapan itu tidak terpenuhi. Memang sebagian besar warga Jepang sangat

tidak terbiasa dengan aplikasi berbahasa Inggris. Tetapi ketika YouTube membuat aplikasi berbahasa Jepang, berbondong-bondong orang Jepang mengupload video ke sana. YouTube relativ lebih disenangi dibandingkan dengan FB. Ternyata bahasa bukan kendali utama bagi menjamurnya FB di Jepang.

Untuk menjadi anggota FB, kita diharuskan mengisi data-data pribadi yang nantinya dicantumkan kepada orang yang menjadi teman kita. Sementara YouTube cuma mensyaratkan nama (itupun tidak perlu nama asli) dan alamat email . Di sinilah masalahnya. Sebagian besar orang Jepang tidak mau memperlihatkan data dan kehidupan pribadinya kepada banyak orang. Sebagai contoh, dengan memperlihatkan tanggal, bulan dan kelahiran kita, dipercaya dapat digunakan untuk mengetahui karakter kita yang sangat berbahaya apabila digunakan untuk kepentingan tidak baik.

Selain itu, orang Jepang juga tidak terlalu suka menonjolkan jati dirinya di hadapan orang banyak. Mereka terbiasa hidup berkelompok dan bekerja juga dalam kelompok. Kita mungkin kenal dengan produk walkman, tapi kita tidak tahu siapa penemunya, kecuali dari Sony Corpporation. Juga tamagochi yang terkenal itu, oleh perusahannya, sang penemu mendapat perlakuan sama dengan pegawai lainnya dan dianggap sebagai bagian dari kerja kelompok.

Dalam berinternetpun, orang Jepang lebih suka memakai identitas lain atau bukan nama sebenarnya. Tahun 2005 ada satu kisah nyata tentang warga Jepang yang bercurhat dalam suatu forum Internet. Pemuda Jepang tersebut adalah orang yang suka dengan komik (manga), game, animasi dan bergaya agak aneh. Di Jepang orang seperti ini disebut “otaku”. Dalam suatu perjalanan di kereta api, dia berhasil menolong seorang wanita cantik berpendidikan tinggi dari gangguan orang mabuk. Keinginannya untuk mendekati dan mencintai wanita tersebut dicurahkan dalam sebuah forum Internet. Dalam setiap langkah untuk mendekati sang wanita, dia menceritakannya di forum tersebut. Banyak sekali tanggapan, saran dan dukungan kepada pemuda tersebut. Kisah ini akhirnya menjadi populer dan dijadikan sebuah film, sinetron dan komik dengan judul “Densha Otoko” (Train Man). Sampai sekarang, identitas asli Train Main ini tidak diketahui.

Selain itu, ada juga rasa mawas diri dari orang Jepang untuk tidak membagi identitas, foto dan kehidupan pribadinya. Terutama para wanitanya. Mereka tidak mau diganggu oleh orang-orang iseng yang mengetahui identitas mereka melalui FB. Pernah juga ada kasus ketika seorang mahasiswi yang punya blog didatangi oleh pemuda Amerika yang ingin berkenalan dengannya. Sang mahasiswi menolak dan sempat terjadi kehebohan di kampus. Sejak saat itu ada himbauan di kampus untuk tidak membuka kehidupan pribadi melalui blog. Demikian cerita salah satu professor saya.

Jadi budaya masih banyak mempengaruhi orang Jepang untuk tidak sembarangan berinternet. Sementara di Indonesia banyak yang dengan secara sengaja membagi-bagikan nomor HP, alamat, nomor PIN BlackBerry dan identitas lainnya di FB mereka. Tanpa disadari, kalau ada orang yang berniat tidak baik, data-data ini bisa dengan sangat mudah dimanfaatkan untuk kejahatan.

sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3312769

Read More..

Antara netbook dan notebook

Senin, 25 Januari 2010

Netbook dan motebook tidaklah sama, perbedaan yang paling terlihat adalah dari ukurannya. Netbook pada umumnya memiliki monitor antara 7 hingga 10 inch, sedangkan notebook lebih dari 10 inch. Selain ukuran, perangkat yang di gunakanpun berbeda. Sebagai contoh, netbook tidak di lengkapi optical drive sedangkan notebook mempunyai fasilitas tersebut. Berikut adalah beberapa perbedaan antara netbook dan notebook :



Harga
Pada umumnya harga netbook lebih murah di banding notebook. Harga netbook baru berkisar antara 2,5 hingga 5 jutaan, sedangkan notebook rata-rata masih di atas 5 juta. Dengan catatan barang masih baru tentunya.

Ukuran dan berat
Seperti yang sudah disebutkan di atas, netbook pada umumnya memiliki monitor antara 7 hingga 10 inch, sedangkan notebook lebih dari 10 inch. Selain itu berat ke duanyapun jelas berbeda, netbook 8-10 inch memiliki berat sekitar 1 kg sedangkan notebook tentu diatas 1 kg. hal ini dikarenenkan pada netbbok tidak dilengkapi optical drive sehingga beratnya lebih ringan. Dengan berat 1 kg tentu netbook akan lebih mudah di bawa.

Baterai
Netbook mampu bertahan 3 hingga 5 jam sedangkan notebook berkisar antara 1 hingga 3 jam. Hal ini di karenakan hardware yang digunakan netbook lebih hemat energy dibanding notebook.

Fungsi
Jika dilihat dari hardwarenya, performa notebook jauh lebih cepat di banding dengan netbook. Performa ini tentu sangat berguna bagi orang yang menggunakan computer untuk kebutuhan editing multimedia seperti adobe photoshop, sedangkan netbook ditujukan untuk orang-orang yang menggunakan computer untuk pekerjaan office ataupun internet.

Hardware
Untuk netbook, processor yang di gunakan antara lain intel atom (800 MHz - 2 GHz) dan AMD athlon neo. Netbook biasanya di lengkapi RAM 512MB hingga 1GB. Untuk notebook, processor yang digunakan antara lain core2duo (1.06 GHz - 3.33 GHz), dan AMD Turion dengan RAM yang lebih besar dari netbook. Notebook juga memungkinkan menggunakan discrete graphic dari Ati Radeon atau Nvidia GeForce, setahu saya netbook belum ada yang menggunakan discrete graphic.

Jadi yang mana yang akan anda pilih??????
Sebelum membeli, sesuaikan dulu dengan kebutuhan anda agar tidak menyesal dkemudian hari.

Read More..

DHCP (pengertian, kelebihan, dan kekurangan)

Senin, 11 Januari 2010

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.


DHCP akan sangat membantu sekali karena semua konfigurasi jaringan bisa dilakukan
dari sebuah komputer yang berlaku sebagai DHCP Server, sehingga client yang terhubung pada
jaringan tidak perlu untuk mengkonfigurasikannya secara manual.

Kelebihan DHCP
1. Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server. DHCP menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain.

2. DHCP memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang tidal bisa dipakai oleh client yang lain.

3. DHCP memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu dari server.

4. Menghemat tenaga dan waktu dalam pemberian IP.

5. Mencegah terjadinya IP conflict.

Kekurangan DHCP

• Semua pemberian IP bergantung pada server, maka dari hal itu jika server mati maka semua komputer akan disconnect dan saling tidak terhubung

Read More..

Merawat battery laptop

Jumat, 08 Januari 2010

Sebelumnya saya ucapkan selamat tahun baru 2010, semoga di tahun baru ini kita dapat menjadi manusia yang lebih baik. Amien………
Langsung saja ke pokok permasalahan, kembali ke laptop…….. Semakin sering battery digunakan, batas waktu penggunaan juga akan semakin sedikit (300-800 kali pemakaian, kemampuan battery akan menurun). Hal ini dapat dicegah dengan penggunaan yang benar. Setelah melakukan browsing, saya menemukan beberapa tips agar battery tidak cepat drop. Berikut adalah beberapa tips tersebut, semoga dapat bermanfaat.



1. Sebelum melakukan pengisian, usahakan power battery dalam keadaan habis atau tunggu sampai muncul peringatan critical battery.

2. Jika anda menggunakan laptop dalam jangka waktu yang relative lama, disarankan agar anda melepas battery laptop. Namun, jika melepas battery sebaiknya jangan terlalu lama (maksimal 3 hari). Setelah 3 hari, gunakan kembali battery hingga critical battery kemudian isi hingga penuh setelah itu simpan kembali dan lakukan cara yang sama 3 hari kemudian.

3. Hindari over charging karene tidak semua laptop mendukung system pengalihan arus.

4. Jangan menggunakan cash yang tidak compatible dengan laptop anda.

5. Jangan meletakkan laptop di tempat yang lunak seperti bantal, sofa, karpet dll. Hal ini akan menyebabkan laptop menjadi cepat panas.

6. Kurangi kecerahan layar aga battery lebih tahan lama.

Read More..

TIPS MEMBELI LAPTOP

Rabu, 30 Desember 2009

1. Menentukan tujuan dalam membeli laptop
Digunakan untuk apa laptop tersebut, jika digunakan untuk bermain game yang membutuhkan grafik yang tinggi maka dibutuhkan laptop yang mempunyai VGA yang besar selain itu di butuhkan RAM yang sesuai dengan spesifikasi program yang dijalankan. Apabila laptop hanya digunakan untuk pekerjaan kantor seperti mengetik, maka tidak di butuhkan VGA yang besar dan tantu saja laptop tersebut mempunyai harga yang relative murah.

2. Memilih hardware sesuai dengan kebutuhan
Ada 4 macam hardware yang perlu diperhatikan saat membeli laptop

:
a. Processor
Untuk keperluan office sehari-hari, dual-core prosessor tentu sudah cukup baik. Lain lagi bila anda berencana memakai Laptop untuk main game, maka pilihlah prosessor yang lebih tinggi. Bila ada dana yang lebih, anda bisa mempertimbangkan menggunakan prosesor Intel Core 2 Duo atau AMD X2
b. Memory (RAM)
Perangkat keras ini bertugas untuk menyimpan data sementara dari program yang sedang berjalan. Seperti halnya otak, semakin besar kapasitas penyimpanan RAM maka semakin banyak program yang bisa anda jalankan secara bersamaan. RAM yang besar juga diperlukan untuk menjalankan program program berat seperti pengolah grafis dan video. Saat ini, RAM minimal yang dibutuhkan adalah 1 GB, namun alangkah baiknya bila anda bisa mendapatkan RAM 2 GB
c. Hard Drive
Jika anda ingin menjadikan Laptop sebagai komputer utama yang mendukung kerja atau aktivitas anda sehari-hari, maka 160 gigabyte hardisk lebih dari cukup. Lebih besar tentu lebih baik, tapi ada baiknya sesuaikan dengan kebutuhan anda.
d. VGA (Video Graphics Adapter)
Kartu VGA adalah komponen yang tugasnya menghasilkan tampilan secara visual dari komputer. Hampir semua program menghasilkan keluaran visual, kartu VGA adalah hardware yang memberikan perintah kepada monitor untuk menampilkan keluaran visual yang dapat kita lihat. Semakin besar kapasitas VGA maka visual yang di hasilkan akan semakin bagus. Untuk bermain game saya sarankan jangan membeli laptop dengan kartu grafis yang ‘on board’ meskipun dari segi spesifikasi cukup menggiurkan, sebab kemampuan kartu grafis ‘on board’ jauh dibawah kartu grafis yang add on.

3. Fasilitas pendukung
Apabila anda sering menggunakan laptop untuk browsing internet maka di butuhkan laptop yang mempunyai fasilitas wi-fi. Selain wi-fi, perhatikan pula fasilitas-fasilitas pendukung lain seperti bluetoth ataupun kamera.

4. Garansi
Hal ini adalah yang paling penting dalam membeli laptop. Perhatikan jenis tanggungan garansi, apa saja yang ditanggung berikut segala kondisi yang menjadi tanggungan garansi. Jika memang anda merasa tidak cocok, lebih baik anda membatalkan pembelian laptop tersebut daripada anda menyesal di kemudian hari.

Sumber : berbagai sumber

Read More..

Perbedaan Antara Sistem Windows dan Unix Sistem (3)

Selasa, 22 Desember 2009

11. Menangani Crash
Dibandingkan dengan Windows 95/98/ME, Linux jauh lebih stabil. Namun jika mengikuti petunjuk sistemnya dengan baik, Windows XP juga cukup stabil.Unix dan Linux mempunyai sifat multi-user. Linux menjalankan aplikasi secara berbeda dengan Windows. Ketika suatu aplikasi terkunci, Anda dapat mematikannya dengan mudah. Cukup menekan kombinasi tombol Ctrl + Esc, dan dapat memilih aplikasi (atau proses) mana yang bermasalah. Dan jika sistem grafis yang terkunci, bisa berpindah ke command-prompt (dengan menekan Ctrl+Alt+F1) dan membunuh proses software secara manual. Juga tersedia pilihan untuk merestart desktop saja dengan menekan Ctrl+Alt+Backspace. Ini berarti tidak harus melakukan reboot sekalipun sistem Linux sedang mengalami masalah.


12. Sistem Sistribusi
Windows hanya mengenal satu distribusi yaitu Microsoft. Sementara, Linux mengenal banyak distribusi yang merupakan kumpulan kernel Linux, pustaka - pustaka sistem, dan software - software yang dibungkus dengan prosedur tertentu. Yang membedakan antar distribusi bisa saja pada semua bagian tersebut (kernel yang berbeda versi dan pengaturan, software dan pustaka yang berbeda), termasuk prosedur pemaketannya.


13. User Interface
Di Windows, Anda tidak banyak memiliki pilihan user interface. Sebagai misal, di Windows 95/98 Anda hanya mengenal user interface bawaan Windows 95/98. Anda sedikit lebih beruntung jika menggunakan Windows XP, karena Anda bisa berpindah dari interface milik Windows XP ke Windows 98 yang lebih ringan.
Di Unix, Anda bisa menemukan banyak macam user interface. Dan biasanya pilihan user interface ini dapat Anda sesuaikan dengan spesifikasi komputer atau lingkungan kerja Anda. Sebagai misal, pada komputer yang lambat Anda bisa menggunakan user interface yang ringan, seperti XFCE atau Fluxbox.

14. Sekuriti dan Virus
Salah satu masalah utama di Windows yang paling sering Anda temukan adalah virus dan spyware. Dari tahun ke tahun permasalahan ini bukan semakin mengecil tetapi malah semakin membesar. Ini semua terjadi karena banyak lubang keamanan di Windows yang bisa dieksploitasi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
Unix diturunkan dari sistem operasi Unix yang memiliki tingkat sekuriti lebih kuat. Itu sebabnya tidak ada banyak virus di Unix dan kalaupun ada tidak bisa berkembang biak dengan pesat dan biasanya tidak mampu membawa kerusakan yang besar.

15. Spyware
Spyware adalah suatu masalah yang cukup umum di dunia Windows. Biasanya program spyware mengamati, mengumpulkan dan mengirimkan data Anda ke suatu server. Untuk hal yang lebih positif, program ini biasanya dipergunakan untuk keperluan marketing.
Sayangnya, ada juga yang berniat buruk yaitu dengan mencuri identitas, kartu kredit, dan tindakan negatif lainnya.
Tidak banyak program spyware yang menginfeksi Unix mengingat cara kerja Unix yang lebih susah untuk ditembus. PCUnix telah menyediakan pre-instal Firewall untuk melindungi sistem Anda dan bisa diaktifkan melalui PCUnix Control Panel.

Read More..

Perbedaan Antara Sistem Windows dan Unix Sistem (2)

Sabtu, 19 Desember 2009

6. Dukungan Perangkat Keras
Tidak seperti kemudahan yang ditemui di Windows, terkadang suatu hardware tidak bisa bekerja di Linux. Hal ini bisa terjadi karena pembuat hardware tidak menyediakan driver versi Linux. Untungnya, belakangan ini cukup banyak vendor yang sudah memberikan dukungan driver Linux. Dan pengenalan Linux akan hardware semakin lama semakin meningkat sehingga mulai jarang terdengar permasalahan hardware di Linux.

7. Manajemen Proses



Apabila kita tekan tombol Crtl-Alt-Del pada saat sistem menjalankan Windows akan terlihat sejumlah proses yang sedang berjalan. Kalau dihitung dari 10 dan pengguna biasa bisa mengenali sebagian besar proses-proses ini.

Bila kita kirim perintah ps ax pada sistem Linux akan terlihat keterangan bahwa ada lebih dari 20 proses sedang berjalan. Mereka yang tidak mendalami sistem operasi tidak akan bisa mengenali sebagian besar dari proses-proses tersebut.

8. Sistem File
Windows menggunakan FAT dan NTFS. Windows tidak membedakan penggunaan nama file dengan huruf besar dan huruf kecil (case insensitive). Windows mengenal juga istilah drive untuk device dan partisi. Windows memiliki MyComputer sebagai root, yang didalamnya terdapat berbagai drive dan device. Windows juga tidak bisa membaca file sistem Linux (tanpa memanfaatkan program terpisah). Di sistem file, ekstensi nama file di Windows memiliki peranan penting.
Sementara Linux menggunakan ext2, ext3, reiserfs, xfs, jfs dan lain sebagainya. Linux dapat membaca dan menulis ke FAT32, dan dapat membaca dan menulis NTFS (eksperimental dan memanfaatkan proyek terpisah). Linux membedakan penggunaan huruf besar dan kecil dalam berbagai aspek penggunaan sistem operasi. Di Linux, istilah drive tidak digunakan. Yang digunakan adalah direktori biasa. Apabila dibandingkan dengan Windows, Linux mengenal direktori root (disimbolkan dengan /), yang didalamnya terdapat berbagai direktori dan device. Di Linux, ekstensi nama file tidak memiliki peranan penting.

9. Waktu Pengoperasian

Sebagai SO personal workstation, Windows akan sering dimatikan apabila ditinggalkan pemiliknya untuk menghemat listrik karena tidak akan ada orang lain yang akan menggunakan komputer itu.

Sistem Linux dirancang untuk bisa digunakan bersama-sama oleh banyak orang. Karena itu perlindungan berkas dan proses-proses milik seseorang terhadap orang lain menjadi porsi besar dari perhatian perancangnya. Pada sistem Linux (dan Windows NT/2000/XP) identifikasi user sangat menentukan hak akses pengguna. Karena itu akan banyak ditemui pengguna Linux yang bekerja dengan user root (nama super user di dunia Unix).


10. Proteksi Sistem

Karena sistem Windows biasanya digunakan orang tertentu saja, maka sistem proteksi berkas-berkas di komputer tidak menjadi perhatian utama dalam perancangan Windows. Kapanpun pengguna Windows bisa menghapus, mengganti nama, memindah lokasi direktori file apapun yang ada di sistem. Login bukanlah keharusan bagi pengguna Windows 9x. Dengan cancel login prompt, bisa didapatkan hak akses segalanya.
Meskipun sama-sama sebagai sistem operasi (SO) komputer, Linux dan Windows memiliki perbedaan dalam banyak hal. Karena merupakan dua dunia yang berbeda, maka hampir semuanya bisa berbeda. Software yang didesain khusus untuk Windows tidak akan berjalan pada Linux, demikian juga sebaliknya.

Read More..
 
Theme by New wp themes | Bloggerized by Dhampire